Yeay alhamdulillah gak terasa sudah postingan yang kedelapan, di postingan terkahir ini membahas soal riview filosofi matematika sekolah yang memiliki banyak aliran seperti aliran absolutisme, konvensionalisme, platonisme, dan empirisme. Langsung saja ya ... cek this out :-).
Progressive Absolutism
Aliran Absolutism
adalah aliran yang menganggap bahwa kebenaran matematika itu mutlak. Yang
dimaksud kebenaran matematika itu mutlak yaitu memiliki kebenaran pasti dan
metode yang tidak dapat ditentang karena matematika bertumpu pada kesepakatan. Pandangan
Absolutism ini memiliki dua pandangan yang pertama, berdasarkan aksioma dan
definisi. Kedua, berdasarkan pada aksioma, aturan kesimpulan, bahasa formal
serta aturan-aturan kebahasaannya. Namun dibalik itu semua aliran absolutism ini masih
memberikan ruang bagi ahli matematika dalam mengembangkan teori yang sudah akan
tetapi tidak boleh belok dari teori sebelumnya yang mengatakan matematika itu
mutlak.
Sedangkan aliran platonism
yaitu pandangan yang menganggap matematika adalah objek yang nyata dan abstrak.
Dikatakan abstrak contohnya seperti bilangan bulat positif, maka tetap
diberikan penjelas anggotanya yaitu 1,2,3 dan seterusnya. Dalam aliran
platonism tidak lepas dari yang namanya kehidupan sehari-hari.
Conventionalism
Aliran konvensionalisme
merupakan pengetahuan matematika yang berdasarkan pada kesepakatan dan
kebenaran. Sesuai dengan kesepakatan contohnya dalam penamaan angka “5” yang dibaca “lima” artinya penamaan itu
diseluruh dunia sama yaitu “lima” tidak boleh diganti dengan yang lainnya
karena sudah sesuai pada kesepakatan.
Yang terakhir adalah
aliran empirisme yang mengatakan bahwa kebenaran matematika berdasarkan pada
pengamatan. Aliran ini memiliki 3 tahapan
dalam pengajaran yaitu berupa :
Fakta : Dalam proses pemahaman aliran ini harus menggunakan alat peraga sebagai pembuktiannya.
Gambar : Dalam proses pemahaman aliran ini menggunakan gambar sebagai buktinya.
Simbolik : Dalam proses pemahaman aliran ini menggunakan simbol atau angka.
Fakta : Dalam proses pemahaman aliran ini harus menggunakan alat peraga sebagai pembuktiannya.
Gambar : Dalam proses pemahaman aliran ini menggunakan gambar sebagai buktinya.
Simbolik : Dalam proses pemahaman aliran ini menggunakan simbol atau angka.