Perkembangan Matematika
di Yunani Kuno dan Persia
1.
1. Yunani Kuno
Pada zaman Yunani Kuno
orang-orang disana menjadikan matematika sebagai disiplin ilmu. Karena
matematika adalah ilmu yang pasti dan merupakan ilmu yang konsisten. Pengaruh
Yunani di ilmu matematika masuk melalui penerjemahan. Matematika Yunani ditandai
dengan dimulainya zaman besi. Perkembangan matematika baru di dasari oleh
ilmuan-ilmuan Yunani yaitu Thales dan Phytagoras.
Thales adalah ilmuan
yang menemukan teori geometri demonstratif sedangkan Phytagoras merupakan
ilmuan yang menemukan teorema-teorema phytagoras, Phytagoras mendirikan sekolah
dengan memfokuskan pada aritmatika, harmoni (musik), dan astronomi.
2. Persia
Persia adalah salah
satu negara yang masuk dalam Bangsa Iran. Ilmu pengetahuan sudah berkembanag
jauh sebelum islam datang. Matematika Persia mengenal adanya sistem bilangan
yang tulisannya disusun pada simpul-simpul dalam tali atau biasanya disebut Quipu. Kemajuan pendidikan di Persia
mendapat pengaruh dari Nestorian yaitu Bangsa Syiria Timur yang membantu dalam
penerjemahan karya Helenistik menjadi
bahasa Palevi.
Perkembangan sejarah di
Persia dikembangkan oleh beberapa tokoh seperti Al-Khawarismi yang menciptakan
konsep al-jabar dan penyempurna sistem bilangan dengan penambahan angka nol,
karyanya dituangkan dalam buku al-muhtasar
fi hisab al-jabr wa al-muqobala. Tidak hanya itu Omar Khayyam juga
menciptakan karya matematika yaitu persamaan pangkat yang lebih tinggi dari
angka binomial.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar