Jumat, 06 Januari 2017

Perkembangan Matematika di Yunani Kuno dan Persia



Perkembangan Matematika di Yunani Kuno dan Persia
1.       
      1. Yunani Kuno

Pada zaman Yunani Kuno orang-orang disana menjadikan matematika sebagai disiplin ilmu. Karena matematika adalah ilmu yang pasti dan merupakan ilmu yang konsisten. Pengaruh Yunani di ilmu matematika masuk melalui penerjemahan. Matematika Yunani ditandai dengan dimulainya zaman besi. Perkembangan matematika baru di dasari oleh ilmuan-ilmuan Yunani yaitu Thales dan Phytagoras.
Thales adalah ilmuan yang menemukan teori geometri demonstratif sedangkan Phytagoras merupakan ilmuan yang menemukan teorema-teorema phytagoras, Phytagoras mendirikan sekolah dengan memfokuskan pada aritmatika, harmoni (musik), dan astronomi.

 2. Persia 

Persia adalah salah satu negara yang masuk dalam Bangsa Iran. Ilmu pengetahuan sudah berkembanag jauh sebelum islam datang. Matematika Persia mengenal adanya sistem bilangan yang tulisannya disusun pada simpul-simpul dalam tali atau biasanya disebut Quipu. Kemajuan pendidikan di Persia mendapat pengaruh dari Nestorian yaitu Bangsa Syiria Timur yang membantu dalam penerjemahan karya Helenistik menjadi bahasa Palevi.
Perkembangan sejarah di Persia dikembangkan oleh beberapa tokoh seperti Al-Khawarismi yang menciptakan konsep al-jabar dan penyempurna sistem bilangan dengan penambahan angka nol, karyanya dituangkan dalam buku al-muhtasar fi hisab al-jabr wa al-muqobala. Tidak hanya itu Omar Khayyam juga menciptakan karya matematika yaitu persamaan pangkat yang lebih tinggi dari angka binomial.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar